Hotline 02129238848
Informasi lebih lanjut?
  • Umroh Reguler 9 Hari
  • Umroh Plus Turki
Home » Hal Yang Dilakukan Agar Ibadah Haji Dan Umrah Tetap Berjalan Ketika Haid » Bolehkah Melaksanakan Rangkaian Ibadah Haji Dan Umrah Ketika Sedang Haid?

Banyak hal yang tak bisa dilakukan oleh wanita saat masa haid terutama dalam hal ibadah, sebab salah satu syarat mengerjakan ibadah yaitu suci dari hadas dan najis. Sedangkan darah haid termasuk hadas besar, sehingga kegiatan ibadah dapat dilakukan ketika seseorang sudah bersuci (thaharah).

Bolehkah Melaksanakan Rangkaian Ibadah Haji Dan Umrah Ketika Sedang Haid?

Ketika menunaikan ibadah haji maupun umrah, ada ritual ibadah yang tak boleh dilakukan yaitu thawaf. Hal ini didasarkan pada hadits, dari Aisyah ia berkata, Rasulullah SAW telah bersabda :

“ Lakukan apa saja yang dilakukan oleh orang yang melaksanakan ibadah haji kecuali thawaf di tanah suci hingga engkau suci.” (HR. Muslim)

Dalam hadits Nabi yang lain menyebutkan, “Thawaf mengelilingi Ka’bah adalah shalat. Oleh karena itu jangan banyak bicara di dalamnya.”

Dari hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa thawaf yang merupakan salah satu rukun haji serta umrah, bentuk ibadahnya serupa dengan shalat, yang syarat sahnya harus dalam keadaan suci atau bebas dari hadas kecil ataupun hadas besar. Sedangkan haid termasuk ke dalam hadas besar, sehingga harus menunggu suci untuk bisa melaksanakan thawaf.

Dalam hadits dari Aisyah yang lain, beliau menceritakan pengalamannya ketika perjalanan beribadah haji bersama Rasulullah, kemudian ia mengalami haid.

“Aku ikut dalam haji wada’ bersama Rasulullah SAW, saat sampai di Makkah, aku mengalami haid sehingga tidak bisa melakukan thawaf di Ka’bah dan tidak menjalankan rukun sa’i. Akupun menceritakan hal ini pada Rasulullah SAW, kemudian beliau bersabda, ‘Lepas gelunganmu, bersisirlah dan berniatlah ihram untuk berhaji’.” (HR. Bukhari)

 

Hal Yang Dilakukan Agar Ibadah Haji Dan Umrah Tetap Berjalan Ketika Haid

Agar ibadah haji berjalan dengan lancar, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan. Berikut tipsnya:

  • Seorang perempuan yang mengalami haid ketika haji atau umrah, mencoba untuk menerima dengan ikhlas ketentuan Allah yang terjadi. Menyadari benar bahwa hal tersebut merupakan ketentuan dari Allah, dan berusaha untuk meninggalkan larangan saat haid sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.
  • Memperbanyak mengingat kepada Allah, melaksanakan bentuk ibadah lain yang termasuk rangkaian ibadah haji yang dibolehkan dengan sungguh-sungguh misalnya sai, wukuf, mabit dan seterusnya.
  • Jika memilih opsi untuk mengkonsumsi obat pencegah haid, pastikan darah haid benar-benar berhenti serta Anda dalam keadaan suci.
  • Adapun yang memperbolehkan untuk tetap melaksanakan thawaf ketika haid, pastikan untuk membersihkan diri dan memakai pembalut yang aman supaya darahnya tidak tembus dan mengenai masjid.

Itulah beberapa perkara terkait pelaksanaan haji serta umrah saat haid. Semoga dapat menambah ilmu dan informasi kepada Anda ketika mengalami hal tersebut saat menunaikan haji atau umrah.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Maqam Ibrahim

16 January 2023 2.202x Maqam Ibrahim

MAQAM IBRAHIM “Maqam” artinya “Pijakan”.Maqam Ibrahim merupakan tempat pijakan berupa batu yang digunakan Nabi Ibrahim selama membangun Ka’bah. Maqam Ibrahim yang dimaksud disini bukan makam atau tempat penguburan yang bisa kita sebut dalam bahasa indonesia ya, sedangkan makam Nabi Ibrahim berada di Hebron, Palestina.   MAQ... selengkapnya

Apa Yang Dimaksud Dengan Manasik?

19 December 2022 830x Apa Yang Dimaksud Dengan Manasik

Apa yang dimaksud dengan Manasik , Manasik adalah peragaan pelaksanaan ibadah haji/umrah sesuai dengan rukun-rukunnya. Dalam kegiatan manasik haji/umrah, calon jamaah haji/umrah akan dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji/umrah yang akan dilaksanakannya, misalnya rukun haji/umrah, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakuka... selengkapnya

Syarat Umrah

14 December 2022 929x Syarat Umroh

Syarat umrah sama dengan syarat untuk mengerjakan haji: Beragama Islam Baligh, dan berakal Merdeka Memiliki kemampuan, adanya bekal dan kendaraan, serta anggaran Ada mahram (khusus bagi wanita) selengkapnya

Lokasi Kami

Jam kerja

Senin-Jumat

08:30-17:30

 

Sosial Media

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.